Tangerang Selatan, 5 Agustus 2026 — Asistensi Media Nasional (Asmen) menggelar diskusi strategis terkait persoalan hutang Indonesia di Cafe Ayam Betutu, Tangerang Selatan, sebagai respons atas meningkatnya perhatian publik terhadap beban hutang negara. Kegiatan ini dihadiri oleh pembina Asmen Suparman, Ketua DPD Jakarta Selatan Edy Mansur, serta jajaran pengurus dan pejabat pusat pembina, dengan fokus pembahasan pada upaya penyelesaian hutang melalui kolaborasi lintas sektor dan optimalisasi pengelolaan sumber daya alam (SDA).
Dalam diskusi tersebut, isu utama yang mengemuka adalah siapa yang akan menanggung dan menyelesaikan hutang negara yang terus meningkat. Sejumlah peserta menilai, tanpa strategi yang tepat, beban tersebut berpotensi berdampak langsung kepada masyarakat.
Pembina Asmen, Suparman, menegaskan bahwa kekhawatiran tersebut tidak boleh berujung pada pesimisme, mengingat Indonesia memiliki potensi besar yang dapat dimaksimalkan.
“Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat besar. Jika dikelola secara optimal, transparan, dan berpihak pada kepentingan nasional, maka hal itu dapat menjadi solusi dalam mengurangi beban hutang negara,” ujar Suparman.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen bangsa dalam mengawal kebijakan ekonomi.
“Penyelesaian hutang bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk masyarakat dalam memastikan pengelolaan sumber daya benar-benar untuk kepentingan rakyat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPD Jakarta Selatan Asmen, Edy Mansur, menyoroti perlunya kebijakan ekonomi yang tidak membebani masyarakat serta pentingnya pengawasan publik terhadap pengelolaan aset negara.
Diskusi ini diharapkan menjadi ruang pertukaran gagasan yang mendorong lahirnya solusi konkret dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan hutang nasional.
